Mengenal 5 Jenis Laporan Keuangan

Di era yang sudah berkembang ini, perusahaan akan terus berlomba-lomba untuk mengembangkan usahanya, supaya tetap bisa bertahan. Pelaku bisnis dituntut untuk selalu berinovatif dan memiliki ide yang kreatif, dengan tujuan untuk mengenalkan produk barang atau jasa mereka jalani serta tetap bertahan di lingkup pasar. Perusahaan-perusahaan tersebut harus mengetahui apa yang dibutuhkan oleh para konsumen dan calon konsumen.

Tentu ada banyak aspek dalam prosesnya yang mempengaruhi kondisi bisnis perusahaan. Untuk meninjau kondisi bisnis yang sedang dijalankan ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan salah satunya adalah dengan laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan ini nantinya akan membantu perusahaan supaya bisa melihat gambaran mengenai kondisi finansial mereka apakah itu positif atau negatif.

Apa itu laporan keuangan?

Laporan keuangan yaitu sebuah ringkasan proses pencatatan dari berbagai jenis transaksi keuangan yang dilakukan selama periode buku tersebut berlangsung. Laporan keuangan ini disusun secara periodik, dan periode yang paling sering digunakan adalah periode tahunan. Dimana, laporan keuangan ini dimulai dari tanggal 1 Januari dan berakhir pada tanggal 31 Desember. 

Jenis-jenis laporan keuangan

Laporan keuangan harus dibuat secara teliti, tepat dan bisa dipertanggung jawabkan, untuk mengetahui kondisi finansial dari suatu perusahaan secara keseluruhan. Sehingga pengerjaan laporan keuangan ini dilakukan oleh orang yang memang sudah kompeten di bidangnya. Laporan keuangan sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Laporan laba rugi

Laporan laba rugi menunjukan kondisi laba dan rugi suatu perusahaan. Biasanya laporan ini dibuat untuk menjelaskan kondisi keuangan dalam periode tertentu, sehingga para pelaku usaha bisa mengetahui kondisi serta menjadi bahan evaluasi untuk langkah selanjutnya. Laporan laba rugi terbagi ke dalam dua jenis yaitu :

a. Laporan laba rugi single step

Laporan laba rugi single step sifatnya sederhana. Hal ini karena laporan jenis ini menunjukan satu kategori pendapatan dan juga satu kategori pengeluaran.

b. Laporan laba rugi multiple step

Laporan laba rugi multiple step merupakan laporan yang berisi banyak informasi. Informasi ini bisa memecah permasalahan biaya seperti  pendapatan biaya operasional, operasional, pendapatan non-operasional dan biaya non-operasional. 

2. Laporan arus kas

Laporan arus kas bisa kamu pahami secara sederhana yaitu laporan keuangan yang memuat informasi mengenai pemasukan serta pengeluaran dalam satu periode. Laporan arus kas ini dikenal juga dengan cash flow yang bisa digunakan sebagai alat untuk mengetahui keputusan keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Selain itu laporan arus kas ini juga digunakan sebagai sarana untuk mengatur strategi menghadapi perubahan serta peluang perusahaan dan untuk mengevaluasi struktur keuangan. 

3. Laporan perubahan modal

Laporan perubahan modal juga disebut dengan ekuitas dimana tujuan laporan ini adalah untuk bisa menggambarkan peningkatan atau penurunan suatu perusahaan dari aktiva bersih dalam periode tertentu dan dengan prinsip pengukuran tertentu. Para investor tentu harus memahami laporan perubahan modal ini karena juga bisa dikatakan sebagai indikator berkembang atau tidaknya suatu perusahaan dengan melihat modal yang dimiliki perusahaan tersebut bertambah atau tidak. 

4. Catatan atas laporan keuangan

Mungkin, secara umum pemilih perusahaan atau para investor akan lebih familiar dengan jenis laporan keuangan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Catatan atas laporan keuangan ini menunjuk pada informasi tambahan yang akan menjelaskan kondisi dari sebuah perusahaan sampai pada angka laporan keuangannya, termasuk menguraikan penyimpanan atau anggapan inkonsistensinya. 

5. Neraca

Jenis laporan keuangan selanjutnya dimana laporan ini berisi daftar sistematis yang terdiri dari aktiva, utang serta modal dan laporan keuangan yang sederhana merupakan jenis laporan neraca. Daftar-daftar ini disebut sistematis karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu dan dengan periode akhir tahun. Dengan neraca kamu bisa mengetahui jumlah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Serta, kemampuan perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar dan membayar kewajibannya.

Itulah tadi pembahasan mengenai jenis-jenis laporan keuangan yang bisa digunakan dalam perusahaan. Untuk kamu yang sedang mencari layanan jasa audit keuangan yang melayani jasa audit, pembukuan, perpajakan, serta desain sistem. Kamu bisa menggunakan jasa audit keuangan, jasa ini ditangani langsung oleh orang yang sudah kompeten di bidangnya. Serta sudah mendapat banyak kepercayaan dan sudah banyak konsumen yang bergabung, dan sekarang giliran kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *