Mengenal Jabatan PNS Guru Beserta Gajinya

Profesi guru merupakan salah satu profesi yang pasti sudah dibutuhkan di seluruh masyarakat. Dalam siaran online pengumuman hasil seleksi kompetensi guru ASN P3K pada hari Jumat (08/10/2021) Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, menyatakan bahwa pemerintah menyediakan lebih dari satu juta formasi guru aparatur sipil negara dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Permenpanrb Nomor 16 tahun 2009 mengatur jabatan serta golongan PNS tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.

Jabatan fungsional guru merupakan jabatan keahlian di bidang pendidikan tingkat kanak-kanak (TK), pendidikan dasar, lanjutan, dan sekolah khusus. Guru terbagi atas guru kelas, guru mata pelajaran, dan guru bimbingan dan konseling yang didasari atas sifat, tugas, dan kegiatan.

Mengenal jabatan PNS guru

Aturan mengenai jabatan fungsional guru sudah tertuang dalam Permenpan-RB Nomor 16 tahun 2009. Permenpan ini menyebutkan bahwa jabatan fungsional yang memiliki ruang lingkup tugas, tanggungjawab, wewenang untuk melakukan kegiatan mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, menilai, melatih serta mengevaluasi peserta didik. Pada permenpan tersebut juga disebutkan bahwa jabatan fungsional guru terdiri dari 4 jenis mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi. Berikut jenjang PNS guru dari yang terendah hingga tertinggi:

1. Guru pertama

Guru pertama adalah jenjang karir jabatan fungsional guru yang paling rendah. Jabatan fungsional guru muda ini biasanya didapatkan oleh guru yang baru pertama kali diangkat sebagai PNS. Pangkat guru muda meliputi Penata Muda, golongan ruang III/a dan pangkat penata muda tingkat I, golongan ruang III/b.

2. Guru muda

Guru muda adalah jenjang karir lanjutan dari guru pertama. Pangkat guru muda meliputi penata, golongan ruang III/c dan pangkat penata tingkat I, golongan ruang III/d. Pada jenjang guru muda ini terdiri dari dua kepangkatan yaitu penata dan penata tingkat I.

3. Guru madya

Kepangkatan yang dimiliki oleh guru madya bukan lagi penata, melainkan sudah menjadi pembina. Disebutkan di Permenpanrb guru madya meliputi pangkat pembina, golongan ruang IV/a, pangkat pembina tingkat I, golongan ruang IV/b, dan pangkat pembina utama muda, golongan ruang IV/c. Pada jenjang guru madya ini ada 3 jenis kepangkatan yaitu pembina, pembina tingkat I, dan pembina utama muda.

4. Guru utama

Jenjang terakhir jabatan fungsional guru adalah guru utama. Di jenjang guru utama ini terdiri dari 2 pangkat pembina yaitu pembina utama madya dan pembina utama. Pembina utama madya memiliki golongan IV/d dan pangkat pembina utama memiliki golongan ruang IV/e.

Dengan adanya fungsional guru ini bisa menjadi gambaran bahwa seorang guru juga memiliki jenjang karir yang jelas, mulai dari yang terendah sampai tertinggi. Jabatan fungsional juga bisa menjadi tantangan bagi para guru untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya supaya bisa naik ke jenjang pangkat atau jabatan yang lebih tinggi.

Gaji beserta tunjangan yang didapatkan oleh PNS guru

Jumlah gaji dari PNS baik guru atau dosen, sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2019 tentang perubahan kedelapan belas atas peraturan pemerintah Nomor 7 tahun 1977 tentang peraturan gaji pegawai negeri sipil. Gaji guru PNS terbagi menjadi beberapa golongan berdasarkan pangkat dan jabatannya. Jabatan fungsional guru diatur dari yang terendah hingga tertinggi, yang bisa juga digunakan untuk penggolongan gaji sudah dijelaskan di Pasal 12 ayat 1.

Berikut gaji guru PNS berdasarkan golongannya:

1. Golongan I

  • Golongan I/a: Rp. 1.560.800 – Rp. 2.335.800
  • Golongan I/b: Rp. 1.704.500 – Rp. 2.472.900
  • Golongan I/c: Rp. 1.776.600 – Rp. 2.577.500
  • Golongan I/d: Rp. 1.851.800 – Rp. 2.686.500

2. Golongan II

  • Golongan II/a: Rp. 2.022.200 – Rp. 3.373.600
  • Golongan II/b: Rp. 2.208.400 – Rp. 3.516.300
  • Golongan II/c: Rp. 2.301.800 – Rp. 3.665.000
  • Golongan II/d: Rp. 2.399.200 – Rp. 3.820.000

3. Golongan III

  • Golongan III/a: Rp. 2.579.400 – Rp. 4.236.400
  • Golongan III/b: Rp. 2.688.500 – Rp. 4.415.600
  • Golongan III/c: Rp. 2.802.300 – Rp. 4.602.400
  • Golongan III/d: Rp. 2.920.800 – Rp. 4.797.000

4. Golongan IV

  • Golongan IV/a: Rp. 3.044.300 – Rp. 5.000.000
  • Golongan IV/b: Rp. 3.173.100 – Rp. 5.211.500
  • Golongan IV/c: Rp. 3.307.300 – Rp. 5.431.900
  • Golongan IV/d: Rp. 3.447.200 – Rp. 5.661.700
  • Golongan IV/e: Rp. 3.593.100 – Rp. 5.901.200

Selain gaji pokok, guru PNS juga menerima tunjangan berupa Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Tetapi, jumlah tunjangannya tergantung dari golongan yang diterima oleh guru. Diantaranya:

  • PNS golongan IVc sampai IVe menerima tunjangan sebesar Rp. 6.521.250
  • PNS golongan IVa sampai IVb menerima tunjangan sebesar Rp. 6.174.357
  • PNS golongan IIIc sampai IIId menerima tunjangan sebesar Rp. 5.827.500
  • PNS golongan IIIa sampai IIIb menerima tunjangan sebesar Rp. 5.480.625
  • PNS golongan IIa sampai IId menerima tunjangan sebesar Rp. 4. 370.625
  • Calon PNS (CPNS) menerima tunjangan sebesar Rp. 3.100.000

Demikian pembahasan mengenai jabatan PNS guru beserta gajinya. Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap mengenai jabatan guru dan topik pendidikan lain, kamu bisa mengunjungi situs WIGATOS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *